Lindungi Diri dan Keluarga Dengan Asuransi

Di Indonesia ada beberapa jenis penyakit yang dianggap sebagai “pembunuh”, penyakit mematikan tersebut adalah kanker, penyakit jantung koroner, diabetes mellitus. Ketiga jenis penyakit tersebut mendapat peringkat teratas yang dianggap sebagai pembunuh. Selain 3 penyakit berbahaya diatas, penyakit lain yang juga memiliki risiko membunuh penderitanya antara lain pneumonia, TBC, Liver dan penyakit paru-paru.

Dengan melihat banyaknya penyakit mematikan tersebut, membuat kita diwajibkan untuk menjaga kesehatan dengan sebaik mungkin serta akan lebih baik lagi jika kamu memiliki asuransi yang nantinya dapat mengcover tiap masalah yang muncul akibat penyakit kritis.

Asuransi penyakit kritis adalah asuransi yang memberikan kompensasi dana santunan yang berupa uang tunai kepada pemilik asuransi, setelah didiagnosis penyakit tertentu yang tercantum dalam polis asuransi mereka. Polis asuransi penyakit kritis juga dapat disusun agar pembayaran jadi lebih ringan berdasarkan perawatan dan kondisi medis pemegang polis yang sedang berlangsung.

Pada beberapa kasus, asuransi penyakit kritis hanya bisa mencakup beberapa penyakit kritis saja. Sehingga akan sangat penting untuk melakukan riset dulu sebelum kita berinvestasi dalam jenis asuransi ini.

Beberapa jenis asuransi ada yang menawarkan opsi untuk menggabungkan penyakit kritis dengan pertanggungan lain seperti asuransi jiwa, asuransi kecelakaan, atau cacat. Ini dapat menjadi strategi yang jauh lebih baik jika ingin memaksimalkan perlindungan asuransi dan tidak perlu membayar beberapa polis.

Lalu apa saja yang membedakan antara asuransi penyakit kritis dengan asuransi lainnya?

Misal, jika kamu sudah memiliki asuransi kesehatan kamu akan mendapat ganti rugi “pembiayaan” berdasarkan berapa lama kamu melakukan pengobatan di rumah sakit. Sedangkan asuransi penyakit kritis, kamu akan mendapatkan uang tunai yang bisa kamu gunakan untuk biaya perawatan yang diakibatkan oleh penyakit kritis.

Pada umumnya penyakit kritis biasanya memerlukan pengobatan atau perawatan yang cukup lama dibandingkan dengan sakit lain, jadi kamu perlu uang dalam jumlah banyak.

Apalagi jika kamu sudah memiliki anak atau keluarga, tentu saja harus dipastikan keluargamu tetap memiliki perlindungan keuangan, ketika kamu tidak dapat bekerja karena kesehatan yang buruk.

Tinggalkan komentar