Cara Mengatasi Anak Hiperaktif Di Kelas

Hiperaktif adalah suatu kondisi yang banyak dialami anak-anak. Kondisi tersebut biasanya ditunjukkan melalui sikap anak yang seolah tidak bisa diam dan tenang. Bahkan pada beberapa kasus, anak dewasa juga bisa mengalami hiperaktif.

Dalam lingkungan sekolah, anak yang memiliki sifat hiperaktif biasanya tidak bisa fokus saat melakukan tugasnya, bahkan mereka cenderung bosan dan meninggalkan tugasnya untuk melakukan kegiatan lain yang menurutnya lebih baik.

Hal ini tentu saja dapat mengganggu anak-anak lain dalam belajar dan bisa membuat ia ketinggalan pelajaran. Untuk itu, anak yang memiliki sifat hiperaktif harus diatasi dengan baik supaya tidak mengganggu berjalannya mata pelajaran di sekolah.

Lantas apa saja tips yang dapat membuat anak hiperaktif lebih tenang, simaklah cara mengatasi anak hiperaktif di kelas yang tidak bisa diam dan mudah bosan.

Loading...

1. Jangan marah, tapi tegas

Mendidik anak dengan memarahinya justru akan membuat anak menjadi lebih buruk. Untuk itu bersikaplah tegas pada anak hiperaktif ketimbang memarahinya, ini akan lebih baik.

Dalam mengubah sifat hiperaktif pada anak, tidak hanya tugas guru disekolah, yang paling penting adalah peran ibu dan keluarga dirumah. Ciri- ciri ibu yang baik, tentu saja akan mengupayakan apapun yang terbaik dalam mendidik anak.

2. Harus konsisten

Dalam mendidik anak hiperaktif, selain tegas kita juga harus konsisten. Kenapa?jika kita membiarkannya begitu saja, ia akan melupakan peringatan yang kita perintahkan, untuk itu berikan hukuman sesuai dengan apa yang telah diucapkan dengan konsisten dan tegas. Dengan begitu, anak hiperaktif itu akan lebih memahami dan mengikuti perintah.

3. Beri penjelasan ketika meminta anak hiperaktif untuk tidak mengganggu temannya yang sedang belajar

Selain konsisten dan tegas, agar anak hiperaktif anak hiperaktif bisa paham dan mengerti bahwa sikapnya yang tidak bisa diam akan mengganggu temannya belajar, anda harus memberikan penjelasan yang tepat dan tentu saja mudah dipahami agar ia lebih cepat mengerti.

4. Jangan memicu kemarahan anak dengan mendiskriminasinya

Hukuman yang berupa perlakuan yang dibedakan antara ia dan anak-anak lain, justru akan memperburuk sifatnya. Sebab hal ini justru dapat membuat anak hiperaktif merasa frustasi dan marah, yang akhirnya akan membuat kekacauan di dalam kelas. Untuk itu, dalam mengatasi anak hiperaktif di kelas harus melakukan pendekatan secara emosional maupun psikologis.

Loading...

5. Mintalah teman sekelasnya jangan sampai mengucilkannya

Biasanya anak hiperaktif cenderung lebih suka mengganggu temannya, tentu saja hal ini akan membuat kesal banyak temannya sehingga akan mengucilkannya. Selain memberi saran pada anak hiperaktif, anda juga memberikan saran pada teman-temannya disekolah agar tidak mengucilkannya, sebab akan membuat anak semakin frustasi dan tertekan.

6. Sebisa mungkin terapkan metode belajar yang menyenangkan

Anak hiperaktif pada umumnya tidak betah duduk diam untuk mendengar penjelasan guru. Ia lebih memilih melakukan kegiatan lain yang ia inginkan. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk menerapkan metode belajar yang lebih menyenangkan, sehingga anak hiperaktif akan tertarik dan memperhatikan dengan baik.

7. Cobalah berikan nilai plus atau hadiah untuk anak yang bisa tenang di dalam kelas

Biasanya anak-anak lebih senang jika ia bisa mendapatkan hadiah atau nilai plus di kelas. Untuk itu, pacu anak hiperaktif dan anak lainnya agar mau mengikuti perintah dengan memberikan apresiasi berupa nilai atau hadiah saat ia bisa tenang saat diminta.

Tindakan ini akan memotivasi anak untuk bersikap disiplin.

Sekian..

Loading...

Tinggalkan komentar