5 Cara Menjawab Interview Kerja Untuk Fresh Graduate Yang Baik Agar Diterima

Apabila Anda baru pertama kali lulus dari bangku perkuliahan, melamar kerja menjadi suatu kebutuhan utama bagi Anda. Sudah saatnya bagi Anda untuk hidup mandiri dan lepas dari ketergantungan orang tua.

Namun yang sering jadi kendala bagi mahasiswa fresh graduate adalah masalah interview kerja. Banyak mahasiswa yang baru lulus takut untuk melakukan interview pada suatu perusahaan.

Tenang saja, berikut ini ada 5 tips untuk Anda yang ingin sukses wawancara kerja untuk fresh graduate. Yuk, kita simak tipsnya.

1. Tunjukkan Pada HRD Bahwa Anda Adalah Seorang yang Percaya Diri

Hal ini menjadi salah satu aspek penting yang diperhatikan oleh perusahaan untuk calon karyawan yang nantinya akan bekerja di bidang yang bersinggungan langsung dengan banyak orang, misalnya di bank.
Beberapa pekerjaan yang membutuhkan keahlian ini antara lain marketing, teller, public relation, sales, costumer service, dan sebagainya.

Apabila keahlian ini belum Anda miliki maka kemungkinan besar Anda tak akan lolos dalam interview ini. Namun itu bisa diatasi kalau Anda mau belajar. Terlebih lagi kalau Anda masih tergolong fresh graduate yang notabenenya belum memiliki pengalaman yang cukup.

Kepercayaan disini bukan hanya berfungsi agar si karyawan dapat berkomunikasi dengan orang lain agar lebih baik.

Namun agar karyawan juga lebih memiliki kemampuan untuk menyelesaikan tugas kerja yang dibebankan. Semakin tinggi tingkat kepercayaan diri Anda maka perusahaan juga akan semakin percaya untuk mempekerjakan Anda.

Apabila tingkat kepercayaan diri seseorang rendah maka ia akan sulit berkomunikasi dengan orang lain dan dampaknya adalah pekerjaannya menjadi terbengkalai karena tidak terjalin komunikasi yang baik.

Loading...

Anda bisa melatih kepercayaan diri dengan rutin berbicara dengan diri Anda di depan cermin. Atau bisa juga dengan memperbanyak komunikasi dengan orang baru.

Belajarlah untuk tak malu jika berbicara dengan orang lain. Apalagi kalau nantinya Anda telah bekerja, tentunya Anda akan banyak bertemu dengan orang-orang baru.

2. Jangan Memberi Jawaban Tidak

Seringkali dalam suatu interview kerja, si penguji memberikan pertanyaan tentang kemampuan apa yang Anda miliki.

Misalnya seperti kemampuan apa yang Anda miliki. Apakah Anda bisa mengoperasikan komputer? Apakah bisa menggunakan Corel Draw dan Adobe Premier?

Ketika Anda mendapat pertanyaan seperti itu maka jangan pernah sekalipun menjawab tidak bisa. Karena sekali Anda menjawab tidak maka penguji akan memutuskan bahwa Anda tidak layak untuk masuk ke perusahaan yang Anda lamar.

Selanjutnya Anda akan diminta menunggu panggilan berikutnya dan Anda tak akan mendapatkan panggilan tersebut karena Anda telah dianggap gugur saat mengatakan tidak tadi.

Anda perlu tahu bahwa HRD telah menguasai bagaimana cara mengetahui sifat dan kepribadian seseorang hanya dari cara berbicara.

Solusi dari permasalahan ini sebenarnya cukup sederhana. Anda tak harus berbohong kalau Anda bisa.
Yang harus Anda lakukan adalah belajar melakukannya.

Ketika Anda ditanya apakah Anda bisa mengoperasikan komputer, maka Anda harus menjawab bisa dan Anda juga harus berkomitmen dengan jawaban tersebut.

Apabila Anda menjawab bisa mengoperasikan komputer, maka dalam waktu 1 hingga 2 minggu ke depan Anda harus fokus untuk belajar megoperasikan komputer dan ketika Anda sudah resmi menjadi karyawan Anda tetap bisa belajar komputer sambil bekerja.

Biasanya saat Anda telah dinyatakan lulus dari tes interview Anda akan ditanyai kapan bisa mulai bekerja di perusahaan ini.

Saat inilah Anda bisa menjawab untuk mulai bekerja 2 minggu lagi dan dalam kurun waktu 2 minggu tadi Anda bisa belajar untuk mengoperasikan komputer.

3. Jawab dengan Tegas dan Sesuai Pertanyaan

Pada poin ini banyak sekali fresh graduate yang melakukan kesalahan yang seharusnya tak perlu mereka lakukan.

Kebanyakan dari fresh graduate memberikan jawaban yang bertele-tele saat ditanyai oleh pihak HRD perusahaan.

Dengan memberi jawaban yang bertele-tele dan berputar-putar maka Anda akan dicap oleh HRD sebagai orang yang tak tegas dan lebih buruknya lagi Anda akan dicap sebagai orang yang pandai berkilah.

Loading...

Dengan demikian maka kesempatan Anda untuk masuk ke perusahaan yang Anda lamar akan semakin sempit atau bahkan tertutup.

Jawablah semua pertanyaan dengan jelas dan tidak bertele-tele. Kalau Anda diminta untuk menjelaskan barulah Anda menjelaskannya dengan cukup panjang. Namun dalam hal ini penjelasan Anda harus padat dan jelas.

4. Pertanyaan Tentang Motivasi Kerja

Apabila Anda ditanyai tentang apakah motivasi Anda untuk melamar kerja di perusahaan ini oleh HRD, maka Anda harus menjawab dengan baik.

Jawaban terbaik adalah dengan memberikan jawaban yang sesuai dengan bidang yang sedang Anda lamar.

Misalnya ketika Anda melamar pada suatu perusahaan desain grafis atau web desain. Maka Anda bisa menjawab bahwa Anda gemar menggambar digital dengan Photoshop atau Corel Draw. Anda juga bisa menjawab senang dengan dunia programmer yang sangat diperlukan oleh desainer web.

Intinya beri jawaban yang meyakinkan bahwa pekerjaan yang Anda lamar itu sesuai dengan minat Anda karena Anda adalah orang yang paham betul tentang arti passion.

Jangan sampai Anda memberikan alasan buruk dan HRD mengecap Anda sebagai calon karyawan yang buruk dan tidak kompeten.

Misalnya saat Anda menjawab bahwa Anda terpaksa melamar di pekerjaan perusahaan tersebut karena dipaksa orang tua, karena tak ada pilihan lain, dan karena ikut-ikutan dengan teman yang lebih dulu masuk ke perusahaan tersebut.

5. Berikan Jawaban yang Normatif Saat Ditanya Tentang Gaji

Jawaban yang normatif disini dalam artian jawaban yang Anda berikan tak perlu menjawab secara spesifik, tetapi jawaban yang luas.

Saat ditanya tentang hal ini, banyak fresh graduate yang melakukan kesalahan dengan mengajukan gaji yang muluk-muluk.

Sebagai fresh graduate yang masih minim pengalaman, ada baiknya kalau Anda menjawab cukup sesuai dengan standar perusahaan dan standar pemerintahan saja.

Jawaban yang seperti ini akan membuat HRD berpikir bahwa Anda adalah orang yang kompeten dan siap bekerja keras guna mendapatkan hasil yang lebih.

Apabila Anda menjawab bagian ini dengan terlalu muluk maka bukan tidak mungkin Anda tak akan lolos dari tes interview.

Jangan pernah ngotot meminta gaji yang tinggi karena jika Anda melakukan hal tersebut bisa dipastikan kalau Anda tak akan lolos.

Hal ini karena Anda dianggap sebagai orang yang suka menuntut. Dan itu adalah hal yang sangat dihindari oleh perusahaan.

Saat mulai bekerja, cukup tunjukkan diri Anda bahwa Anda memang layak untuk digaji lebih. Dengan begitu maka gaji Anda akan perlahan naik dengan sendirinya.

Loading...

Tinggalkan komentar